yat ini peringatan bagi siapa saja yang menjadikan bapak, anak, sodara, kerabat, istri perniagaan yang dikhawatirkan kerugiannya, dan tempat tinggal yang di diami nya, jika itu semua lebih dicintainya dari Allah dan Rasul-Nya dan berjihad di jalannya, maka kita tidak tahu rencana Allah apa yang akan ditimpakan nya, maka tidak ada jalan lain kecuali kita harus berlindung dengan doa, harap cemas dan menjalankan amal ibadah termulia yang diperintahkan nya dalam ayat tersebut surat At-taubah ayat 24 ini, agar kita terhindar dari rencana dan murka Allah.
RENCANA YANG BELUM PERNAH TERBAYANG KEJADIAN YANG KITA SEMUA TIDAK MENGHARAPKAN NYA MENIMPA KITA, YANG RENCANA YANG KITA SEMUA TIDAK BISA MENOLAKNYA. HANYA ISTIGFAR DAN BERTOBATLAH YANG DAPAT MENGUDANG RAHMATNYA ...
Allah SWT berfirman: dalam surat At-Taubah Ayat 24
قُلْ إِن كَانَ ءَابَآؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَٰنُكُمْ وَأَزْوَٰجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَٰلٌ ٱقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَٰرَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَٰكِنُ تَرْضَوْنَهَآ أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ ٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَجِهَادٍ فِى سَبِيلِهِۦ فَتَرَبَّصُوا۟ حَتَّىٰ يَأْتِىَ ٱللَّهُ بِأَمْرِهِۦ ۗ وَٱللَّهُ لَا يَهْدِى ٱلْقَوْمَ ٱلْفَٰسِقِينَ
Arab-Latin: Qul ing kāna ābā`ukum wa abnā`ukum wa ikhwānukum wa azwājukum wa 'asyīratukum wa amwāluniqtaraftumụhā wa tijāratun takhsyauna kasādahā wa masākinu tarḍaunahā aḥabba ilaikum minallāhi wa rasụlihī wa jihādin fī sabīlihī fa tarabbaṣụ ḥattā ya`tiyallāhu bi`amrih, wallāhu lā yahdil-qaumal-fāsiqīn
Artinya: Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.”
(HR. Muslim no. 1893)
Barangsiapa yang mengajak pada petunjuk, maka ia akan mendapat pahala orang yang mengikutinya, yang demikian itu tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun” (HR. Muslim no. 2674)
“…Jika ia berkeinginan melakukan kebaikan kemudian ia melakukannya, Allah mencatat untuknya 10 hingga 700 kali lipat kebaikan sampai tak terhingga…” (HR. Muttafaqun ‘Alaih)
Raih pahala mengalir dengan cara membagikannya. Tidak Perlu Ketik Ulang, Kirimkan ke WA info ini, klik logo share1 untuk WA, untuk telegram share2:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar