Hadist dan ayat di bawah ini menjadi dalil bagi umat islam untuk menjalankan kewajiban mempelajari islam dari awal balig hingga meningal dunia. Karena kewajiban tetikat secara total terhadap syariat islam (hukum Allah: Alquran dan Assunnah) harus di perjuangkan dalam seluruh bidang asfek kehidupan kita sepanjang hayat di dunia.
يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا۟ فِى ٱلْمَجَٰلِسِ فَٱفْسَحُوا۟ يَفْسَحِ ٱللَّهُ لَكُمْ ۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُوا۟ فَٱنشُزُوا۟ يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا۟ ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ ۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
Artinya: “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”
Kutipan ayat tersebut menerangkan bahwa betapa Allah akan mengangkat derajat mereka yang menuntut ilmu beberapa kali lebih tinggi daripada yang tidak menuntut ilmu. Isyarat ini menandakan bahwa dengan ilmu lah manusia bisa menjadi lebih mulia, tidak dengan hartanya apalagi nasabnya. Dalam sebuah Hadis pun disebutkan tentang keutamaan mempelajari ilmu pengetahuan dalam Islam, Rasulullah SAW bersabda:
وَمَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
Artinya: “Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)
Dari kedua dalil di atas menerangkan bahwa umat Islam diwajibkan untuk menuntut ilmu, karena Allah telah berjanji di dalam Al-Qur’an bahwa barang siapa yang pergi untuk menuntut ilmu maka Allah akan mengangkat derajatnya, dan Rasulullah juga menjelaskan bahwa dengan belajar atau berjalan untuk mencari ilmu maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.
Di dalam kata-kata mutiara orang Arab juga menjelaskan tentang belajar:
أُطْلُبِ الْعِلْمَ مِنَ الْمَهْدِ إِلَى اللَّحْدِ
Artinya: “Tuntutlah ilmu dari buaian (bayi) hingga liang lahat.”
Dan tentunya kewajiban menuntut ilmu: untuk memahami ajaran islam tidak bisa di wakilkan keoada orang lain karena yang akan di tanya dihadan Allah pastinya kita masing masing yabg dibebani kewajiban ini.
Untuk itu dan oleh karena nya saya disini mengajak kepada seluruh kaum muslimin untuk saling mengingatkan dan menjalankan kewajiban ini karena ini fardu ain jika ditinggalkan dosa besar.
Melalaui link situs ini mlmpahala, saya mengajak yuk kita bersama sama ngaji islam online untuk menjalankan kewajiban kita sebagai muslim.
KLIK DISINI UNTUK IKUT NGAJI ONLINE dan jangan lupa share dan ajak sodara lainnya.
Dengan vandemi saat ini hanya ini yang bisa dilakukan, karena secara offline justru kita dibatasi aturan dalam vandemi. Disisi lain kita menghindar resiko vandemi dan disamping lain kita menjauhi resiko dosa besar.
Insya Allah melalui program ini NGAJI ONLINE kita akan dimudahkan melaksanakan kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan.
KARENA YANG DITANYA NANTI BUKAN ORANG LAIN TAPI DIRI KITA MASING MASING TANPA AMPUN
Bahwa kewajiban menuntut ilmu itu sepanjang hidup kita dimulai dari kita dilahirkan sampai akhir hayat kita.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar